Pages

Kamis, 02 Januari 2014

Jerit Hatiku




Disini bukanlah diriku, disini hanyalah ragaku.
Niatku serasa tertepis oleh rasa sakitku.
Terjatuh dan terhempas dari dinding batu.
Dinding terjal dan semakin terjal.
Terperosok jauh dalam jurang tanpa pertolongan.
Disini yang kurasa hanyalah tekanan. .tekanan. .dan tekanan.
 Jika tidak karena cahaya pelita akupun tidak akan bertahan.
Tak dapat mengerti kecewa yang kurasakan.
Anak usia dini mendapat hujaman.
Begitu seperti yang tak pernah kudapatkan.
Dipermalukan, Dihinakan, Diasingkan ditengah keramaian.
Jerit tangis kupendam sendirian.
Entah kapan rasa ini benar-benar menghilang.

0 komentar:

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "