Sesuai judulnya, postingan ini saya buat karena kegelisahan pertama kali saat membuat blog, hehe. .mau diisi apa gitu ya.. Ahirnya muncullah sedikit inspirasi, sedikit kisah dari
seorang teman kakakku waktu SMA yang bernama Andika. Semoga kisah ini bisa sedikit
bermanfaat. .:)
Alkisah. .ada seorang pemuda yang hanya lulusan SMA bernama Andika, ia ingin
melamar sebagai security di suatu Perusahaan. Ketika mendengar ada pengumuman
penerimaan, bergegaslah ia menuju tempat pedaftaran. Di tengah perjalanan
menuju Perusahaan, Andika menemukan
sebuah dompet berwarna hitam. Dengan perasaan senang bercampur takut, ia perlahan-lahan mengamati dan mengambil dompet tadi. Dompet itu berisi uang dan surat-surat berharga seperti SIM, KTP, ATM dll. Lalu dimasukan ke saku celananya.
sebuah dompet berwarna hitam. Dengan perasaan senang bercampur takut, ia perlahan-lahan mengamati dan mengambil dompet tadi. Dompet itu berisi uang dan surat-surat berharga seperti SIM, KTP, ATM dll. Lalu dimasukan ke saku celananya.
Sesunguhnya ia gundah karena menghadapi dua
pilihan yang sama-sama sulit diputuskan, yaitu Lapor kepada security perusahaan
atas barang temuannya, ataukah antri formulir.
Antrian panjang sempat membuatnya khawatir,
jangan-jangan ia kehabisan formulir. Akhirnya , kata hati mengatakan bahwa ia
harus mengutamakan lapor karena ia membayangkan betapa sedihnya orang yang
kehilangan barang berharga ini.
Sesampai di tempat, ia menyerahkan dompet
kepada salah seorang security perusahaan.
Didalam kantor security, ada seorang pemuda
yang tampak sedih. Andika mengira pemuda itu yang memiliki dompet. Benar pemuda
itu sedih karena ia kehilangan dompet yang berisi surat-surat penting dan
sejumlah uang yang bukan miliknya didalam dompet.
Lalu security melakukan pengecekan terhadap
dompet dan isinya yang ditemukan oleh Andika. Dari hasil pengecekan, Security
membenarkan bahwa dompet yang ia temukan memang milik pemuda itu. Dengan muka
kegirangan pemuda mengucapkan terimakasihh kepada Security dan Andika.
Pemuda itu merogoh kantong bajunya da mengambil
beberapa lembar uang untuk diberikan
kepada Andika sebaai rasa terimakasih. Namun, dengan halus uang itu
dikembalikan. Lantas keduanya berpamitan kepada Security dan kembali meneruskan
urusannya masing-masing.
Keesokan harinya Andika mengikuti wawancara
test masuk. Kebetulan yang mewawancarainya adalah security yang kemarin ketemu
saat melaporkan dompet.
Security berkata, “Anda adalah pemuuda yang
kami cari, karena perusahaan ini membutuhkan orang yang jujur sepertimu”.
Dengan senang hati Andika pulang dan
menceritakan semua kejadian yang ia alami sejak kemarin kepada Ayahnya. Andika
telah dinyatakan lolos tes walau hasil tes belum diumumkan.
***
Nah, dari cerita di atas kita bisa mengambil
sedikit hikmahnya guys. .
“Kebaikan yang ditanam seseorang dimanapun,
pasti akan menuai hasilnya karena kebaikan pasti akan menghadirkan keuntungan.
Namun, keuntungan belum tentu menghadirkan kebaikan”.
Dengan Kesigapan dan ketepatan keputusan yang
diambil Andika, mengantarkannya memenangkan kompetisi! Sebab, jika Andika tidak menyampaikan laporan
bisa-bisa kemungkinan, peluang besar yang ia dapatkan sekarang akan lewat
seperti kata orang Inggris “ Time is Money “.
Sedikit kaitannya dengan ajaran Islam yang
mengajarkan ‘ Demi masa, manusia akan
merugi kecuali orang yang beriman ‘. Artinya hanya orang beriman yang mampu
mengatur waktu hingga mereka tidak merugi. Lalu dari mana dan kapan memulai ? jawabannya bisa dilihat dari sikap Andika
dalam cerita diatas yaitu, dari niat tulus yang muncul dari dirinya sendirilah yang dapat menolong ia
mencapai kesuksesannya.
Semogta kita termasuk
orang-orang beruntung yang dapat menggunakan kesempatan dengan sebaik-baiknya..
Ammin J
0 komentar:
Posting Komentar